&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0"><channel><title>SwaraFakta - Baca berita terbaru hari ini</title><link>https://swarafakta.my.id/</link><description>SwaraFakta - Berita hukum, politik, ekonomi indonesia terbaru</description><generator>Hugo -- https://gohugo.io/</generator><lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 07:20:07 WITA</lastBuildDate><language>id</language><item><title>Kerja Sama dengan Kampus Dianggap Militerisasi, TNI: Kekhawatiran Berlebihan</title><link>https://swarafakta.my.id/berita/kerja-sama-dengan-kampus-dianggap-militerisasi-tni-kekhawatiran-berlebihan-d4259/</link><pubDate>Tue, 08 Apr 2025 08:17:37 UTC</pubDate><guid>https://swarafakta.my.id/berita/kerja-sama-dengan-kampus-dianggap-militerisasi-tni-kekhawatiran-berlebihan-d4259/</guid><media:content url="https://asset.kompas.com/crops/3effomr3Wk9qehb9yeNES_44pe8=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/04/01/67eb72b2711a9.jpeg" medium="image"/><description><p>JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, menilai anggapan yang menyebut terdapat militerisasi lewat kerja sama antara TNI dengan kampus dan sekolah adalah kekhawatiran yang berlebihan.</p><p>"Kekhawatiran bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk perluasan wewenang militer ke dunia akademisi adalah merupakan suatu kekhawatiran yang berlebihan," kata Kristomei kepada Kompas.com, Selasa (8/4/2025).</p><p>Ia mengungkapkan bahwa kerja sama antara TNI dengan berbagai perguruan tinggi maupun sekolah bukanlah hal baru dan telah sering dilakukan atas permintaan institusi pendidikan.</p></description></item></channel></rss>