Tidak Ada ASN Bolos di Banyuwangi, tapi 5 Persen Masih Izin Cuti

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melakukan pengecekan jumlah kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari pertama masuk kerja pada Selasa (8/4/2025).
Berdasarkan laporan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, tidak ada ASN yang bolos, hanya ada beberapa orang yang masih cuti karena perjalanan luar daerah.
Di hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar Halal Bihalal dengan ribuan ASN daerah di Kantor Bupati, sebelum dilanjutkan dengan agenda inspeksi mendadak di beberapa tempat.
Dalam kesempatan itu, Ipuk mengajak seluruh ASN untuk kembali bekerja keras dan menjaga semangat berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah efisiensi anggaran yang berlaku.
“Semoga setelah di-charge libur dan berkumpul dengan kerabat, semua energi positif menjadi energi baru untuk bekerja keras melanjutkan amanah kepada masyarakat,” kata Ipuk.
Selain itu, Ipuk juga mengajak ASN daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Karena dengan kolaborasi, disebutnya, akan memperingan tantangan dan kendala.
Kepala BKPP Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, mengatakan, kehadiran karyawan Pemkab Banyuwangi di hari pertama usai libur Lebaran untuk ASN non-guru mencapai 95 persen, sementara ASN guru baru masuk pada 9 April 2025.
Dijelaskan Ilzam, dari 5 persen ASN non-guru yang tidak hadir, penyebabnya adalah karena cuti dengan alasan yang mendesak.
“Tidak ada (sanksi), karena untuk tahun ini tidak ada larangan cuti sambung, senyampang untuk kepentingan mendesak,” kata Ilzam.