UPDATE Kecelakaan Bus Miyor di Tol Kayuagung, 1 Tewas, 3 Luka Berat, 5 Luka Ringan

UPDATE Kecelakaan Bus Miyor di Tol Kayuagung, 1 Tewas, 3 Luka Berat, 5 Luka Ringan

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus Miyor tujuan Padang-Jakarta terjadi di ruas Tol Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dalam insiden yang terjadi pada Kamis (10/4/2025), satu orang sopir tewas di lokasi kejadian, sementara tiga penumpang mengalami luka berat dan lima lainnya mengalami luka ringan.

Sopir bus, Feldi, warga Jalan M. Kalaban, Padang, Sumatera Barat, dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

"Lima orang mengalami luka lecet dan tiga orang mengalami luka berat. Informasinya yang meninggal satu orang. Untuk korban luka masih dirawat di rumah sakit terdekat," ujar PS Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumatera Selatan, Kompol Asep Supriyadi, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Palembang.

Asep menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh patahnya air suspensi di bagian belakang sebelah kanan bus.

"Hal ini membuat bus yang mengangkut sebanyak 31 penumpang oleng dan menabrak pembatas jalan. Dari sinilah menyebabkan bus hilang kendali hingga oleng ke sebelah kiri dan terbalik," jelasnya.

Meskipun demikian, Asep belum dapat memastikan kecepatan bus saat melaju yang menyebabkan patahnya suspensi hingga terbalik.

"Mengenai perkiraan kecepatan bus, tim kita masih melakukan olah TKP. Nanti akan diketahui, ada rumusnya," tambahnya.

Sebelumnya, arus lalu lintas di ruas Tol Kayuagung, tepatnya di kilometer 356.800 jalur B, sempat terganggu akibat kecelakaan ini.

Namun, kondisi lalu lintas kini telah kembali normal.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Operasi PT Waskita Sriwijaya Tol (WST), Sabdo Hari Mukti.

"Untuk situasi kondisi lalu lintas di lokasi kecelakaan saat ini sudah kembali normal, kendaraan sudah berhasil dievakuasi dan lajur sudah steril," kata Sabdo dalam keterangan tertulisnya.

Sumber