Jokowi Mobil Esemka

Jokowi Hadapi Gugatan Mobil Esemka, Tegaskan Tak Pernah Ada Perjanjian

Jokowi Hadapi Gugatan Mobil Esemka, Tegaskan Tak Pernah Ada Perjanjian

(10 bulan yang lalu)

SOLO, KOMPAS.com - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mulai mempersiapkan diri untuk melawan, gugatan wanprestasi gagalnya produksi massal mobil Esemka. 

Jokowi digugat bersamaan dengan Ma’ruf Amin dan PT Solo Manufaktur Kreasi dalam perkara nomor 96/Pdt.G/2025/PN Skt, dengan tergugat Aufaa Luqmana Re A.

Jokowi telah memberikan kuasa kepada pengacaranya, YB Irpan dan telah mendiskusikan atas gugatan tersebut, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Jumat (11/4/2025).

"Saya baru mempelajari ya, tentang isi daripada gugatan itu sendiri yang pada pokoknya bahwa gugatan wanprestasi itu karena adanya hubungan kontraktual," kata YB Irpan, saat ditemui setelah pertemuan dengan Jokowi.

Jokowi Ingin Produksi Mobil Esemka Tetap Jalan: Bisa Serap Tenaga Kerja

Jokowi Ingin Produksi Mobil Esemka Tetap Jalan: Bisa Serap Tenaga Kerja

(10 bulan yang lalu)

SOLO, KOMPAS.com - Joko Widodo (Jokowi), menekankan Pabrik mobil Esemka PT Solo Manufaktur Kreasi, tetap bisa memproduksi dan unit dijual secara massal.

Hal ini diungkapkan Jokowi, saat ditemui di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Jumat (11/4/2025).

Jokowi menilai, apabila proses produksi dan pemasaran berjalan lancar akan meyerap tenaga kerja yang lebih banyak.

"Ya, kalau bisa berproduksi lebih banyak kan lebih baik menyerap tenaga kerja, memberikan kesempatan kerja. Spare part dan lain-lain menyangkut produk-produk lokalkan bagus," jelas Jokowi.

Jokowi Buka Suara Soal Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka

Jokowi Buka Suara Soal Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka

(10 bulan yang lalu)

SOLO, KOMPAS.com - Joko Widodo (Jokowi) buka suara gugatan wanprestasi terkait tudingan gagalnya produksi massal mobil Esemka.

Penggugat dalam perkara ini adalah Aufaa Luqmana Re A (19). Para tergugat dalam perkara nomor 96/Pdt.G/2025/PN Skt ini adalah Jokowi, Ma’ruf Amin, dan PT Solo Manufaktur Kreasi.

"Nanti ditanyakan juga ke pengacara karena sudah kita serahkan semuanya ke pengacara. Bukan kasus lama ini, bukan kasus sebetulnya. Ya tapi tetap harus di layani ini negara hukum," kata Jokowi, saat ditemui, pada Jumat (11/4/2025).