Labuan Bajo

Manggarai Barat Akan Batasi Jumlah Pengunjung ke Labuan Bajo, Mengapa?

Manggarai Barat Akan Batasi Jumlah Pengunjung ke Labuan Bajo, Mengapa?

(4 bulan yang lalu)

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan bahwa pariwisata Labuan Bajo tidak hanya soal peningkatan jumlah kunjungan, tetapi yang paling utama adalah keberlanjutan.

“Pariwisata itu tidak sekadar soal mengejar jumlah kunjungan. Tetapi bagaimana kita mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Kita butuh kolaborasi,” ungkap Edistasius kepada wartawan usai kegiatan Gerakan Wisata Bersih dan Gerakan Labuan Bajo Bersih, di Waterfront City, Sabtu (12/04/2025).

Ia menegaskan, dalam konteks Labuan Bajo, kolaborasi penting diwujudkan untuk dapat menerapkan carrying capacity atau pembatasan jumlah kunjungan di setiap destinasi, terlebih di wilayah perairan.

Sampah Plastik Menumpuk, Air Minum Kemasan Dilarang di Labuan Bajo

Sampah Plastik Menumpuk, Air Minum Kemasan Dilarang di Labuan Bajo

(4 bulan yang lalu)

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Sampah plastik menjadi tantangan pariwisata Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menyikapi hal itu, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi melarang kapal-kapal wisata, hotel, restoran, warung-warung makan, hingga kantor-kantor yang ada di Labuan Bajo, menggunakan air minum kemasan botol atau gelas plastik untuk tamu.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membebaskan Labuan Bajo dari masalah sampah.

“Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi volume sampah, sebentar lagi kita akan terapkan di kapal-kapal wisata, di restoran, di hotel, di warung-warung, hingga di kantor-kantor, tidak diizinkan lagi untuk menggunakan air minum kemasan botol atau kemasan dalam bentuk gelas,” tegas Edistasius saat kegiatan Gerakan Wisata Bersih dan Gerakan Labuan Bajo Bersih di Waterfront City, Sabtu (12/04/2025).

Banyak Hotel di Labuan Bajo Caplok Laut dan Pantai, BPTNK Surati Gubernur

Banyak Hotel di Labuan Bajo Caplok Laut dan Pantai, BPTNK Surati Gubernur

(4 bulan yang lalu)

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Banyak hotel di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), membangun sejumlah fasilitas mulai dermaga serta vila dengan mencaplok wilayah pantai hingga laut.

Akibatnya, warga Labuan Bajo susah masuk ke pantai yang notabene sebagai tempat publik.

Menyikapi hal itu, Badan Peduli Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya (BPTNKPS) menyampaikan keberatan kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena.

Ketua BPTNKPS, Pater Marsel Agot mengungkapkan, surat keberatan tersebut telah dikirimkan ke Kupang pada Rabu (9/4/2025).

Penganiaya Pelajar SMK di Labuan Bajo Ditangkap, Korban Alami Luka Serius

Penganiaya Pelajar SMK di Labuan Bajo Ditangkap, Korban Alami Luka Serius

(4 bulan yang lalu)

Labuan Bajo, Kompas.com - Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat, NTT, mengamankan seorang pemuda berinisial FAT alias Fiki (27), yang membacok seorang pelajar SMK di Labuan Bajo, GRG (18) dengan sebilah parang.

Fiki merupakan warga Lamba Leda Timur, Manggarai Timur, NTT.

Adapun korban berinisial GRG berasal dari Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, mengungkapkan peristiwa itu terjadi di Jalan Puncak Waringin, Labuan Bajo pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 02.45 Wita.