Pasar Saham

BPJS Ketenagakerjaan Lihat Peluang Investasi Saham Likuid saat IHSG Bergejolak

BPJS Ketenagakerjaan Lihat Peluang Investasi Saham Likuid saat IHSG Bergejolak

(9 bulan yang lalu)

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menilai koreksi pasar saham yang terjadi saat ini sebagai peluang strategis untuk melakukan penempatan dana pada instrumen saham dengan likuiditas tinggi dan fundamental yang kuat. 

Meskipun pasar tengah menghadapi sentimen negatif global serta dampak libur panjang Hari Raya Idul Fitri, lembaga pengelola jaminan sosial ini optimistis terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun mengatakan bahwa koreksi pasar yang terjadi dipandang sebagai kondisi yang bersifat sementara. Hal ini dilandasi oleh keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dan kinerja perusahaan-perusahaan publik di dalam negeri tetap solid.

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

Sentimen Tarif Trump, Aliran Dana Asing Kabur dari RI Kian Deras?

(9 bulan yang lalu)

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia diproyeksikan akan mendapatkan tekanan dari kebijakan tarif impor AS. Dana asing pun diramal akan berlanjut lari dari pasar saham Indonesia pada kuartal II/2025.

Pasar saham Indonesia mencatatkan capital outflow atau larinya dana asing dengan deras sepanjang kuartal I/2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai jual bersih atau net sell asing di pasar saham Indonesia mencapai sebesar Rp29,92 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Terdapat sejumlah saham yang banyak dijual oleh asing, terutama bank jumbo atau kelompok bank dengan modal inti (KBMI) IV. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) misalnya mencatatkan net sell asing sebesar Rp10,4 triliun sepanjang kuartal I/2025.

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

Prabowo Jelang Pembukaan Pasar Saham Besok: Kita Punya Kekuatan

(9 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto meyakini kekuatan fundamental Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi, setelah adanya tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi jelang dibukanya pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/4/2025).

Keyakinan Prabowo akan kekuatan Indonesia itu disampaikan dalam pertemuannya dengan enam pemimpin redaksi (pemred) di kediaman pribadinya, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).