Tarif Impor Indonesia

Mentan Amran Sebut Tarif Trump Tidak Terlalu Berpengaruh bagi Indonesia

Mentan Amran Sebut Tarif Trump Tidak Terlalu Berpengaruh bagi Indonesia

(10 bulan yang lalu)

MAKASSAR, KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) mengenai tarif impor sebesar 32 persen untuk Indonesia tidak akan terlalu berdampak signifikan.

"Saya kira tidak terlalu berpengaruh, kenapa? Artinya ada dampak, tapi tidak perlu khawatir. Kita ini punya biofuel sebanyak 1,7 juta ton ke AS. Kalau ini kita harus kurangi, artinya kita menjadikan biofuel dalam negeri yakni B40. B50 kita butuhkan 5,3 juta ton, berarti tidak ada masalah," ujar Amran dalam acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar di Hotel Sheraton Four Point, Makassar, Kamis (10/4/2025).

SBY Nilai Strategi Prabowo Hadapi Kebijakan Tarif Trump Sudah Tepat

SBY Nilai Strategi Prabowo Hadapi Kebijakan Tarif Trump Sudah Tepat

(10 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-5 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadapi kebijakan impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia sudah tepat.

"Kebijakan dan langkah-langkah yang dijalankan oleh pemerintah menghadapi 32 persen tarif yang dikenakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, saya nilai baik dan tepat. Lebih memilih negosiasi daripada retaliasi," kata SBY dikutip dari akun X, @SBYudhoyono, Selasa (8/4/2025).

SBY menyebut strategi yang dilakukan Prabowo adalah dual track strategy.

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Banjir Produk Impor Imbas Kebijakan Tarif Trump

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Banjir Produk Impor Imbas Kebijakan Tarif Trump

(10 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir meminta pemerintah segera mengantisipasi masuknya produk asing secara besar-besaran ke Indonesia, menyusul kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 2 April 2025.

Adies menilai, kebijakan tarif baru yang diterapkan Pemerintahan Donald Trump tersebut dapat memicu babak baru perang dagang global, dan Indonesia termasuk salah satu dari 180 negara yang berpotensi terdampak.

“Pemerintah perlu merumuskan langkah antisipatif jangka pendek untuk mencegah terjadinya spill over atau membanjirnya berbagai produk-produk asing ke Indonesia dari negara-negara yang terdampak kebijakan tarif resiprokal AS,” ujar Adies dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/4/2025).

DPR Wanti-wanti Pemerintah Evaluasi Dampak Tarif Impor AS: Jelas Menurunkan Daya Saing!

DPR Wanti-wanti Pemerintah Evaluasi Dampak Tarif Impor AS: Jelas Menurunkan Daya Saing!

(10 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro meminta pemerintah melakukan evaluasi terkait dampak kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS).

Secara khusus, Fauzi mendorong evaluasi segera dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan.

"Komisi XI mendorong agar pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap potensi dampaknya terhadap pendapatan negara, devisa, dan sektor usaha ekspor," kata Fauzi saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).

Imbas Tarif Impor Trump, Pemerintah Diminta Bertindak Lewat WTO

Imbas Tarif Impor Trump, Pemerintah Diminta Bertindak Lewat WTO

(10 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan yang menyehatkan perdagangan global imbas kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menerapkan tarif impor baru.

Said menyebutkan, kebijakan itu bisa diambil pemerintah melalui World Trade Organization (WTO) agar perdagangan global lebih adil dan menopang pertumbuhan ekonomi global secara berkelanjutan.

"Kita tidak menginginkan hanya untuk kepentingan adidaya, lalu kepentingan masyarakat global untuk mendapatkan kesejahteraan diabaikan. Indonesia perlu mengajak dunia pada tujuan dibentuknya WTO," kata Said dalam keterangannya, Senin (7/4/2025).

Prabowo soal Tarif Impor Trump: Kita Hormati, Pemimpin AS Pikirkan Kepentingan Rakyat Amerika

Prabowo soal Tarif Impor Trump: Kita Hormati, Pemimpin AS Pikirkan Kepentingan Rakyat Amerika

(10 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto tidak memungkiri bahwa penerapan tarif resiprokal atau tarif timbal balik yang dikeluarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini bertujuan untuk kepentingan rakyat AS.

Kepala Negara mengatakan, akan menghormati kebijakan tersebut, utamanya jika masuk akal.

Diketahui, atas kebijakan baru itu, Indonesia dikenakan tarif atas ekspor ke AS atau barang yang diimpor AS dari Indonesia sebesar 32 persen.

"Resiprokal (reciprocal tariffs), jadi apa yang mereka minta, kalau masuk akal, wajib juga kita hormati. Pemimpin-pemimpin Amerika memikirkan kepentingan rakyat Amerika. Kita memikirkan kepentingan rakyat kita," kata Prabowo saat berbincang dengan gubernur dan petani di Majalengka, Jawa Barat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).