KemenPPPA

Menteri PPPA Pastikan Bantu Pemulihan Korban Pemerkosaan Dokter PPDS Unpad

Menteri PPPA Pastikan Bantu Pemulihan Korban Pemerkosaan Dokter PPDS Unpad

(9 bulan yang lalu)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menuturkan, pihaknya akan membantu pemulihan korban pemerkosaan Priguna Anugerah, dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad).

"Kami berkomitmen untuk mengawal proses hukum dan pemulihan korban, serta memastikan hak-hak korban dipenuhi secara menyeluruh," ucap Arifah dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Jumat (11/4/2025).

Arifah menyebut, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung telah memberikan layanan pendampingan untuk korban.

Era Digital, KemenPPPA: Perempuan Jangan Hanya Diam dan Main TikTok

Era Digital, KemenPPPA: Perempuan Jangan Hanya Diam dan Main TikTok

(9 bulan yang lalu)

KemenPPPAJAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Kesetaraan Gender pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Amurwani Dwi mengingatkan agar perempuan Indonesia jangan hanya berdiam diri dan berselancar di media sosial.

Amurwarni mengatakan, perempuan juga perlu meningkatkan kemampuan dan keterampilan agar dapat bersaing di era digital seperti saat ini.

"Bagaimana perempuan juga bisa menyampaikan gagasan, itu penting, jangan hanya diam. Kita harus memanfaatkan dunia digital, bukan hanya untuk main TikTok, main medsos (media sosial), tapi untuk ekonomi digital," ujar Amurwani saat ditemui di Kantor KemenPPPA, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2025).