Wamenaker: Tarif Impor Trump Bisa Jadi Momentum Indonesia Bangkitkan Swasembada Industri

Wamenaker: Tarif Impor Trump Bisa Jadi Momentum Indonesia Bangkitkan Swasembada Industri

SOLO, KOMPAS.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Emmanuel Ebenezer (Noel) berpendapat, keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan tarif impor, bisa menjadikan momentum untuk membangunkan swasembada industrial di Indonesia.

Anggapan ini disampaikan oleh Noel, saat berada di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Jumat (11/4/2025) sore.

"Nah, justru ini momentum kita Indonesia untuk mampu. Bagaimana kalau ada swasembada energi, swasembada pangan, kenapa kita tidak bicara tentang swasembada industrial kita," jelasnya.

Noel mengatakan produksi tekstil di Indonesia, diharapkan bertumbuh dengan baik dengan masuk dalam program strategi nasional.

"Membuat kawasan-kawasan industrial yang berbasis tekstil. Sehingga dampaknya itu terasa pasti terasa lah, tapi justru ini momentum kita mengevaluasi diri," jelasnya. 

Dia berpendapat, jika Presiden Amerika Trump mampu menjaga industrinya. Maka, Presiden Prabowo dan Indonesia, mampu menjaga industri dalam negerinya juga.

"Kenapa Indonesia tidak? Sekarang ramai-ramai kan akhirnya semua negara dunia menjaga industri dalam negerinya. Jangan sampai lagi nanti kita menciptakan para kartel-kartel impor. Dan ini saya sampaikan sekali lagi, ini musuh nyata industrial kita," tegasnya. 

Wamenaker menyebut, negara harus bersahabat dengan industrial, karena mereka punya kontribusi luar biasa. 

"Bayangkan satu pabrik itu kalau bisa mempekerjakan 20.000 atau 10.000 pekerja, kan itu sedikit mengurangi beban negara. Minimal mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran," jelasnya. 

Sumber