
IHSG di Ambang Gejolak Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja lesu pada perdagangan pekan ini. IHSG pun diproyeksikan akan berfluktuasi lebar pada pekan depan, dipengaruhi sejumlah faktor, seperti momen Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), selama periode 10—14 Maret 2025, IHSG mengalami pelemahan sebesar 1,81% dalam sepekan menjadi berada pada level 6.515,63 pada akhir pekan ini, Jumat (14/3/2025).
Rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa pekan ini juga mengalami pelemahan sebesar 1,48%, menjadi 1,09 juta kali transaksi dari 1,10 juta kali transaksi pada pekan lalu.